VERTEBRATA

Untuk mendukung agar blog ini dapat terus memberikan informasi yang anda butuhkan,anda dapat membantu kami dengan mengklik iklan atau mengklik close pada iklan yang ada diblog ini. terimakasih

2.1 Vertebrata
       Vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang. Vertebrata merupakan jenis hewan dari Filum Chordata (dibawah Kingdom Animalia). Karakteristik atau ciri umum dari hewan-hewan vertebrata adalah sebagai berikut:
·       Terdapat tulang pada bagian belakang tubuh, yang berada dari bagian bawah kepala hingga bagian ekor atau tulang ekor.
·       Bagian otak terlindungi oleh tengkorak yang merupakan tulang keras dan kuat.
·       Memiliki bentuk tubuh simetris bilateral (apabila tubuh dibelah kiri dan kanan, akan           menunjukkan dua sisi yang simetris/sama).
·       Umumnya memiliki bagian-bagian tubuh yang lumrah, misalnya kepala, leher, dan             badan.
·       Memiliki susunan syaraf yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang.
·       Jenis sistem pernapasan menggunakan paru-paru, insang, dan operculum (tutup      insang).
·       Alat pencernaan memanjang yang bermula dari mulut hingga anus pada bagian depan        tulang belakang.
·       Memiliki dua lapisan kulit yaitu epidermis (lapisan kulit luar) dan endodermis (lapisan       kulit dalam).
·       Umumnya memiliki alat reproduksi (perkembangbiakan) yang berpasangan.
       Hewan vertebrata terbagi menjadi lima kelas, yaitu Pisces, Aves, Reptil, Amfibi, dan Mamalia. Pada praktikum lapangan di Taman Hewan Pematang Siantar dan Rahmat International Wildlife Museum & Gallery kami mengamati hewan vertebrata khususnya kelas reptil, aves dan mamalia.

2.2 Reptil
       Kelas Reptilia merupakan jenis hewan melata. Contoh hewan jenis ini adalah buaya, kadal, dan lain-lain. Karakteristik atau ciri umum dari Reptilia adalah sebagai berikut:
·       Kulit cenderung kering dan bersisik.
·       Bernapas menggunakan paru-paru.
·       Termasuk ke dalam jenis hewan berdarah dingin.
·       Suhu tubuh dipengaruhi oleh suhu lingkungannya.
·       Jenis hewan ovovivipar (bertelur dan melahirkan).
·       Jantung memiliki empat ruang, yaitu dua serambi dan dua dua bilik, namun belum             sempurna.
       Reptil merupakan Vertebrata pertama yang sepenuhnya tererstrial dan tak perlu kembali ke air untuk berkembang biak. Umumnya tubuh ditutupi oleh kulit dari sisik tanduk dan sering diperkuat dengan osteoderm tulang. Biasanya tidak mempunyai kelenjar epidermal dan bersifat kedap air. Rahang bawah terdiri atas 3-6 tulang yang mempunyai persendian dengan kepala antara artikular dengan kuadrat. Hanya memiliki satu tulang pendengaran yaitu stapes (kolumela auris). Memiliki rongga mulut tanpa gigi dengan lidah yang dapat digerakkan atau dijulurkan. Pada kebanyakan reptil anggota badan cenderung berorientasi lateral serupa dengan Amphibia, tapi sering mengalami reduksi misalnya pada jenis kadal tertentu dan bahkan hilang terutama pada bangsa ular. Jantung mempunyai dua atria dan dua ventrikel yang terpisah tidak sempurna (kecuali pada Crocodilidae). Peredaran darah paru-paru dan sistemik hanya terpisah secara parsial. Eritrosit berbentuk oval, bikonveks dan berinti. Telur berukuran besar dan mempunyai makanan cadangan (yolk) dengan cangkang seperti perkamen atau berkapur. Bersifat poikilotermis dan ektotermis, pengaturan suhu tubuh dilakukan dengan perilaku, ketika membutuhkan panas reptil mencari sumber panas, misalnya dengan cara menjemur diri dan bila suhu lingkungan terlalu panas, maka berlindung di bawah batu atau di dalam lubang.
Adapun klasifikasi reptil yaitu sebagai berikut :
1. Ordo Testudinata
2. Ordo Rhynchocephalia
3. Ordo Squamata
· Sub ordo Sauria/Lacertalia
· Sub ordo Serpentes/Ophidia
4. Ordo Crododila

2.3 Aves
       Kelas Aves adalah jenis hewan yang memiliki sayap. Hewan-hewan Aves umumnya berupa unggas. Karakteristik atau ciri umum Aves adalah sebagai berikut:
·       Alat penglihatan, pendengaran, dan suara mendekati sempurna.
·       Termasuk ke dalah jenis hewan berdarah panas.
·       Fertilisasi (pembuahan) tersjadi secara internal (di dalam tubuh).
·       Jantung terdiri dari empat ruang, yaitu dua serambi dan dua bilik, strukturnya sudah          lebih sempurna.
       Aves adalah Vertebrata yang paling mudah dikenali. Sebagian besar tubuhnya ditutupi oleh bulu. Tidak mempunyai gigi pada yang dewasa, memiliki gigi-gigi (egg tooth) yang berfungsi waktu menetas, sifatnya sementara. Memiliki paruh dari zat tanduk. Lubang hidung langsung menuju rongga mulut, tidak mempunyai pipi dan langit-langit sekunder. Ekstremitas anterior berubah menjadi sayap, telapak tangan yang telah dimodifikasi dengan jari kedua yang memanjang sebagai tempat penyokong utama bulu untuk terbang.
       Jantung empat ruang yang membentuk peredaran sistemik dan paru-paru, lengkung aorta kiri tidak ada, eritrosit bikonvek dan berinti. Tidak mempunyai diafragma dan memiliki 9 kantung udara yang berasal dari paru-paru. Hanya mempunyai satu tulang pendengaran (columela auris), telinga luar ditutupi oleh bulu dan tidak ada daun telinga. Telur besar dengan yolk dan kulit telur dari zat kapur. Fertilisasi internal, selama perkembangan embrio terbentuk amnion dan alantois. Pengeraman telur dilakukan oleh satu atau kedua induknya, biasanya dalam sarang. Bersifat homoiotermis dan endotermis, suhu sedikit di atas 40o C.
Adapun klasifikasi aves yaitu sebagai berikut :
1. Ordo Apterygiformes
2. Ordo Struthioniformes
3. Ordo Rheiformes
4. Ordo Casuarriiformes
5. Ordo Tinamiformes
6. Ordo Podicipediformes
7. Ordo Gaviiformes
8. Ordo Spheniscitormes
9. Ordo Procellariiformes
10. Ordo Pelecaniformes
11. Ordo Ciconiiformes
12. Ordo Anseriformes
13. Ordo Falconiformes
14. Ordo Galliformes
15. Ordo Gruiformes
16. Ordo Caradriiformes
17. Ordo Columbiformes
18. Ordo Psittaciformes
19. Ordo Cuculiformes
20. Ordo Strigiformes
21. Ordo Caprimulgiformes
22. Ordo Apodiformes
23. Ordo Trogoniformes
24. Ordo Coliiformes
25. Ordo Coraciiformmes
26. Ordo Piciformes
27. Ordo Passeriformes
       Ordo ini mencakup sekitar 69 familia. Beberapa contohnya ialah familia Hirundinidae dengan contoh spesies Hirundo rustica, Dicruridae dengan contoh Dicrurus macrocercus, Oriolidae dengan contoh Oriolus chinensis.

2.4  Mamalia
       Kelas Mamalia adalah jenis hewan menyusui. Contoh hewan jenis ini adalah kambing, sapi, kuda, dan lain-lain. Karakteristik atau ciri umum Mamalia adalah sebagai berikut:
·       Termasuk ke dalam jenis hewan berdarah panas.
·       Memiliki kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.
·       Otak berkembang dengan baik dibanding hewan pada filum-filum lain.
·       Fertilisasi (pembuahan) terjadi secara internal (di dalam tubuh).
·       Termasuk ke dalam jenis hewan menyusui.
·       Melahirkan anaknya (tidak bertelur).
·       Bernapas menggunakan paru-paru.
       Jantung memiliki empat ruang yang sempurna terdiri dari dua serambi dan dua bilik.
Mammalia merupakan Tetrapoda dengan tubuh yang ditutupi rambut. Memiliki kepala dan leher yang fleksibel, ruas vertebra leher berjumlah 7 ruas. Tulang dentari membentuk rahang bawah dan bersendi dengan squamosal. Memiliki tiga tulang pendengaran (maleus, incus, dan stapes). Umumnya mempunyai daun telinga. Suara dihasilkan oleh pita suara pada laring. Rongga mulut sebelah lateral ditutupi dengan pipi dan memiliki langit-langit palsu yang memisahkannya dari rongga hidung. Anggota badan berorientasi vertikal. Jantung dengan empat ruang, peredaran darah paru-paru dan peredaran sistemik jelas terpisah. Tidak mempunyai lengkung aorta kanan dan eritrosit tidak berinti. Thoraks dan abdomen dipisahkan dengan diafragma. Bersifat homoiotermis dan endotermis.
Adapun klasifikasi dari kelas mamalia tersebut adalah sebagai berikut :
1. Sub-kelas prototheria
·      ordo monotremata
2. Sub-kelas metatheria
·      ordo marsupialia
3. Sub-kelas eutheria
·      ordo insectivora
·      ordo chiroptera
·      ordo edentate
·      ordo rodentia
·      ordo karnivora
·      ordo lagomorpha
·      ordo cataceae
·      ordo probosceida
·      ordo sirenia
·      ordo primata
·      ordo dermoptera
·      ordo polidota
·      ordo pinnipedia
·      ordo perissodactyla
·      ordo arttiodactyla
·      ordo scandentia
·      ordo hyracoidean
·      ordo tubulindentata

Postingan populer dari blog ini

PENGENDALIAN MIKROBA

ZAT ADIKTIF MAKANAN