REPTIL
Untuk mendukung agar blog ini dapat terus memberikan informasi yang anda butuhkan,anda dapat membantu kami dengan mengklik iklan atau mengklik close pada iklan yang ada diblog ini. terimakasih
3.1
Kelas Reptil
22.
Varanus salvator
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Reptilia
Ordo :
Squamata
Famili : Varanidae
Genus : Varanus
Spesies :
Varanus salvator
Nama lokal : Biawak
Nama ilmiah : Varanus salvator
Deskripsi
Ciri umum : Biawak merupakan
jenis kadal terbesar. Ukuran tubuh biawak menunjukkan variasi yang banyak
dibanding famili dari satwa lain. Berwarna hitam atau kelabu sedikit kekuningan
& biawak dewasa bisa tumbuh lebih dari 2m panjangnya dengan berat lebih
dari 25kg. Biawak jantan biasanya lebih besar dari betina. Biawak yang masih
kecil memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan dengan yang sudah dewasa.
Biawak betina yang lebih besar bisa menghasilkan sampai 40 telur per tahun.
Perkawinan melibatkan banyak gigitan dan cakaran. Betina bertelur 4 sampai 6
minggu setelah berkembang biak. Biawak dapat hidup sampai 15 tahun.
Ciri khusus : Lebih aktif disiang hari, mereka dapat mempertahankan suhu
tubuhnya terus-menerus. Mereka melakukan ini dengan memilih sesuai iklim dalam
habitat mereka; bersembunyi ketika panas, dan memilih tempat-tempat yang hangat
ketika tidur di malam hari.
Habitat :
Sungai atau saluran air, tepian danau, pantai, dan rawa-rawa
Penyebaran : Asia (Sri Langka, Indonesia, India, Indocina)
23.
Phyton reticularis
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Reptilia
Ordo :
Squamata
Famili : Phytonidae
Genus : Phyton
Spesies :
Phyton reticularis
Nama lokal : Ular Sanca Kembang
Nama ilmiah :
Phyton reticularis
Deskripsi
Ciri
umum : Ular ini merupakan ulkar yang
tidak berbisa namun memiliki ukuran tubuh yang besar. Memiliki pola lingkaran
besar berbentuk jala, tersusun dari warna hitam, kecoklatan, kuning dan putih
di sepanjang sisi dorsal tubuhnya. Satu garis hitam tipis berjalan di atas
kepala dari moncong hingga tengkuk, menyerupai garis tengah yang membagi dua kanan
kiri kepala secara simetris. Sisik-sisik dorsal (punggung) tersusun
dalam 70-80 deret; sisik-sisik ventral (perut) sebanyak 297-332 buah,
dari bawah leher hingga ke anus; sisik subkaudal (sisi bawah ekor)
75-102 pasang.
Ciri
khusus : Sisik-sisik dorsalnya yang
lebih dari 45 deret, dan sisik-sisik ventralnya yang lebih sempit dari lebar
sisi bawah tubuhnya.
Habitat :
Hutan
Penyebaran : Asia (Sri Langka, Indonesia, India, Indocina)
24.
Carettochelys insculpta
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Reptilia
Ordo :
Testudines
Famili : Carettochelyidae
Genus : Carettochelys
Spesies :
Carettochelys insculpta
Nama lokal : Kura kura moncong babi
Nama ilmiah :
Carettochelys insculpta
Deskripsi
Ciri
umum : Labi labi moncong babi tidak
seperti spesies kura-kura air tawar lainnya yang memiliki kaki sebagai alat
gerak. pada Kaki labi -labi berfungsi sebagai sirip, menyerupai penyu. Karapas
biasanya berwarna abu-abu, dengan tekstur kasar, sedangkan plastron berwarna
krem. Jantan dapat dibedakan dari betina dengan ekornya yang lebih panjang dan
lebih sempit. Kura-kura hidung babi bisa tumbuh hingga sekitar 70 cm (28 in)
panjang karapas, dengan berat lebih dari 20 kg
Ciri
khusus : Hidungnya terlihat seperti
babi, memiliki lubang hidung di ujung moncong yang berdaging, maka disebut kura
kura hidung babi (pig-nosed turtle) .
Habitat : Sungai,
Penyebaran : Kura-kura Moncong Babi memiliki
penyebaran yang sangat terbatas, yang ditemukan dalam sistem sungai utara di
Australia bagian utara dan di dataran rendah selatan New Guinea. Kura-kura ini
menghuni beberapa sungai dalam bagian utara, termasuk Victoria dan Sungai
Daly. Di Provinsi Papua, kura-kura jenis ini terdapat di bagian selatan mulai
dari Timika, Asmat, Mappi, Boven Digul, Yahukimo, hingga sebagian kecil wilayah
Merauke.
25.
Carettochelys insculpta
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Reptilia
Ordo :
Testudines
Famili : Carettochelyidae
Genus : Carettochels
Spesies :
Carettochelys insculpa
Nama lokal : Kura kura moncong babi
Nama ilmiah :
Carettochelys insculpa
Deskripsi
Ciri
umum : Mempunyai tempurung untuk
berlindung dari ancaman predator. Tempurung atas dinamakan karapas dan
tempurung bawah dinamakan plastron. Ukuran maksimal torto bervariasi tergantung
jenisnya
Ciri
khusus : Radiata merupakan torto
dengan corak yang paling menarik (menurut saya) dari semua jenis torto. Dari
betuk karapas hitamnya yang seperti kubah meninggi dengan corak garis garis
kuning yang terlihat seolah memancar dari titik kuning di setiap scutenya.
Ukuran radiata bisa mencapai 41 cm dengan berat 16 kg ketika dewasa.
Habitat :
Daerah rerumputan atau semak kering dan hutan tropis
Penyebaran : Madagaskar
26.
Geochelone carbonaria
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Reptilia
Ordo :
Testudines
Famili : Testunidae
Genus : Geochelone
Spesies :
Geochelone carbonaria
Nama lokal : Kura kura moncong babi
Nama ilmiah :
Geochelone carbonaria
Deskripsi
Ciri umum : merupakan jenis kura-kura air tawar yang memiliki bentuk tubuh oval atau agak
bulat, pipih tanpa sisik. Bagian punggung atau karapas pada bagian dorsal dan
plastron atau tempurung pada bagian ventral terbungkus oleh kulit yang liat. Di
sisi belakang karapas terdapat pelebaran pipih yang bentuknya membulat
mengikuti bentuk karapas bagian belakang dengan tekstur seperti tulang rawan (cartilago)
Ciri
khusus : Radiata merupakan torto
dengan corak yang paling menarik (menurut saya) dari semua jenis torto. Dari
betuk karapas hitamnya yang seperti kubah meninggi dengan corak garis garis
kuning yang terlihat seolah memancar dari titik kuning di setiap scutenya. Ukuran
radiata bisa mencapai 41 cm dengan berat 16 kg ketika dewasa.
Habitat : Daerah rerumputan atau semak
kering dan hutan tropis
Penyebaran : Menyebar luas di Asia Tenggara ,dan di Indonesia
dijumpai di Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali, dan Lombok