STOMATA
Untuk mendukung agar blog ini dapat terus memberikan informasi yang anda butuhkan,anda dapat membantu kami dengan mengklik iklan atau mengklik close pada iklan yang ada diblog ini. terimakasih
Stomata adalah suatu celah pada epidermis yang
dibatasi oleh dua sel penutup yang berisi kloroplas dan mempunyai bentuk serta
fungsi yang berl;ainan dengan epidermis.
Fungsi stomata:
- -Sebagai
jalan masuknya CO2 dari udara pada proses fotosintesis
- -Sebagai
jalan penguapan (transpirasi)\
- -Sebagai
jalan pernafasan (respirasi)
Sel yang mengelilingi stomata atau biasa disebut
dengan sel tetangga berperan dalam perubahan osmotik yang menyebabkan gerakan
sel penutup.
Sel penutup letaknya dapat sama tinggi, lebih tinggi
atau lebih rendah dari sel epidermis lainnya. Bila sama tinggi dengan permukaan
epidermis lainnya disebut faneropor, sedangkan jika menonjol atau tenggelam di
bawah permukaan disebut kriptopor. Setiap sel penutup mengandung inti yang
jelas dan kloroplas yang secara berkala menghasilkan pati. Dinding sel penutup
dan sel penjaga sebagian berlapis lignin.
Berdasarkan hubungan ontogenetik antara sel penjaga
dan sel tetangga, stomata dapat dibagi menjadi tiga tipe, yaitu:
- Stomata
mesogen, yaitu sel tetangga dan sel penjaga asalnya sama.
- Stomata
perigen, yaitu sel tetangga berkembang dari sel protoderm yang berdekatan
dengan sel induk stomata.
- Stomata
mesoperigen, yaitu sel-sel yang mengelilingi stomata asalnya berbeda, yang
satu atau beberapa sel tetangga dan sel penjaga asalnya sama, sedangkan
yang lainnya tidak demikian.
Pada tumbuhan dikotil, berdasarkan susunan sel
epidermis yang ada di samping sel penutup dibedakan menjadi empat tipe stomata,
yaitu:
- Anomositik,
sel penutup dikelilingi oleh sejumlah sel yang tidak beda ukuran dan
bentuknya dari sel epidermis lainnya. Umum pada Ranuculaceae,
Cucurbitaceae, Mavaceae.
- Anisositik,
sel penutup diiringi 3 buah sel tetangga yang tidak sama besar. Misalnya
pada Cruciferae, Nicotiana, Solanum.
- Parasitik,
setiap sel penutup diiringi sebuah sel tetangga/lebih dengan sumbu panjang
sel tetangga itu sejajar sumbu sel penutup serta celah. Pada Rubiaceae,
Magnoliaceae, Convolvulaceae, Mimosaceae.
- Diasitik,
setiap stoma dikelilingi oleh 2 sel tetangga yang tegak lurus terhadap
sumbu panjang sel penutup dan celah. Pada Caryophylaceae, Acanthaceae.