Nereis virens
1. Habitat
Nereis virens hidup
dalam liang yang biasanya berupa liang pasir. Hewan ini membenamkan diri dalam
pasir dan hanya kepalanya yang ditonjolkan keluar. Selain itu, hewan ini juga
dapat ditemukan berenang-r enang dalam air laut.
2. Ciri Morfologi
Tubuh Nereis virens terdiri atas
somit-somit eksternal dan interla serta berbentuk pipih. Caput
terlihat jelas serta memiliki badan yang tertutup oleh kutikula dan memiliki
sejumlah besar seta. Pada bagian lateral dari hewan ini terdapat parapodium
yang digunakan dalam respirasi dan sebagai alat gerak. Tiap-tiap
parapodium mmempunyai dua tonjolan, yakni notopodium di bagian doral dan
neuropodium di bagian ventral.
3. Anatomi
a. Sistem Muscular
dan Gerak
Sistem muscular Nereis virens terletak
di bawah epidermis dan terdiri dari dua lapisan, yakni stratum cyrculare di
bagian luar dan stratum longitudinal pada bagian dalam. Nereis virens
juga memiliki lapisan otot pada dinding intestinum. Hewan ini
bergerak dengan menggunakan parapodia
b. Sistem
Pencernaan
Sistem pencernaan pada Nereis
virens terdiri atas rongga mulut yang memiliki rahang yang bersifat
kitin dan pharynx yang bersifat muskuler, esophagus, ventriculus, intestinum
dan anus. Nereis virensberrsifat carnivore.
c. Sistem
Peredaran darah
Sistem peredaran darah terdiri atas pembuluh darah
dorsal dan pembulkuh darah ventral. Pembuluh darah ini dihubungkan dengan
pembuluh darah transversal pada tiap segmen. Darah mengandung hemoglobin
sehingga berwarna merah.
d. Sistem
Respiratorium
Nereis virens bernapas dengan
kulitnya. Pertukaran gas berlangsung melalui kulitnya
yang tipis dan menganding banyak pembuluh-pembuluh kapiler. Respirasi terjadi
secara difusi, diman oksigen masuk dan karbondioksida keluar dari tubuh. Pertukaran
ini dipacu oleh perbedaa konsentrasi kedua gas tersebut di dalam dan di luar
tubuh.
e. Sistem Ekskretorium
Sistem eskresi berupa sepasang nefridium
pada tiap segmen. Setiap nefridiuum terdiri ats sinsitium dariprotoplasma yang
mengandung tubulus nefridium yang panjangberkelok-kelok dan mengandung silium.
Tubulus ini menembus septum yangt berhubungan dengan nefrostom pada sisi
anterior septum dan nefridospor pada sisi posterior septum.
f. Sistem
saraf
System saraf terdiri atas otak, konektif faringeal,
tali saraf ventral,dan sepasang ganglion pada tiap somit, yang melepaskan
sepasang saraf lateral.
g. Sistem
Reproduksi
Nereis virens bersifat diesius,
dimana alat kelamin jantan dan betina terpisah. Gonad hanya
berkembang pada musim perkawinan. Gonad terdapat pada semua segmen,kecuali pada
bagian ujung anterior badan. Ova dan spermatozoa terdapat di bagian tepi selom.
4. Klasifikasi
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Annelida
Classis
: Polychaeta
Ordo
: Ophistophora
Familia
: Nereisidae
Genus
: Nereis
Species
: Nereis virens
Sumber
: Marshall, 1972