Kesadaran membaca itu penting ?
Membaca
merupakan suatu kata yang barangkali bukanlah hal asing ditelinga kita. Mulai
dari TK, SD, SMP, SMA, dan Kuliah, bahkan kita sering kali mendengarnya dan
merupakan salah satu hal yang selalu digalakkan oleh guru di sekolah. Tidak
hanya sebagai siswa dan mahasiswa, membaca juga merupakan hal yang seharusnya
dilakukan setiap orang. “Mengapa harus membaca, kan tidak sekolah lagi ?”
barangkali pertanyaan seperti ini muncul dibenak beberapa orang. Pepatah
mengatakan “Membaca adalah jembatan ilmu”. Dari pepatah tersebut, dapat
diketahui bahwa membaca merupakan suatu kegiatan yang dapat kita lakukan jika
ingin memperoleh pengetahuan dan menambah wawasan. Sebenarnya memang membaca
bukanlah satu-satunya cara untuk mendapat suatu ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan
bisa kita dapat dari mana saja, baik dengan melihat sesuatu atau mendengar
sesuatu. Namun jika kita analisis lagi pepatah diatas, kata“jembatan”bisa kita
pedomani dalam memaknai arti membaca yang sesungguhnya. Jembatan merupakan
penghubung antara dua bagian yang terpisah. Jadi bisa kita analogikan bahwa
membaca merupakan suatu penghubung antara seseorang dengan ilmu pengetahuan itu
sendiri. Dengan demikian untuk memperoleh suatu ilmu pengetahuan, jelaslah
bahwa caranya adalah dengan melewati jembatan tersebut, yaitu “membaca”, agar
bisa sampai ketujuan yang diinginkan yaitu “memperoleh ilmu pengetahuan”.
Sekiranya hal ini bisa menjawab pertanyaan mengapa semua orang harus membaca
walaupun sudah tidak sekolah lagi.
Membaca
sebenarnya bukanlah kegiatan yang sulit dilakukan. Namun faktanya berdasarkan
data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya
0,001%. Artinya, dari 1000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin
membaca. Riset berbeda bertajuk
"Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central
Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan
menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Kenyataan ini
tidak bisa kita pungkiri dan tidak bisa kita biarkan begitu saja. Untuk itu upaya
penerapan kesadaran membaca dalam kehidupan sehari-hari haruslah kita galakkan.
Penerapan
kesadaran membaca dalam kehidupan sehari-hari dapat kita galakkan kesemua orang
mulai dari usia dini maupun masyarakat lanjut usia. Penerapan kesadaran membaca
itu sendiri merupakan suatu upaya menerapkan kegiatan membaca dalam kegiatan
sehari-hari dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membaca.
Langkah yang dapat kita ambil yakni dengan mensosialisasikan pentingnya membaca
dalam kehidupan sehari hari, beserta manfaat yang diperoleh dari membaca.
Kemudian memberikan akses yang mudah kepada orang-orang agar dapat mengakses
segala macam buku baik dalam bentuk pemberian/hibah buku, penyediaan jasa
peminjaman buku, penyediaan buku dalam bentuk e-book, atau bahkan pendirian
perpustakaan disekitar lingkungan masyarakat.
Pada
hakekatnya membaca merupakan suatu kegiatan yang sangat penting dilakukan oleh
setiap orang guna menambah, memperluas dan memperbaharui pengetahuannya.
Kesadaran akan pentingnya membaca harus kita tingkatkan mengingatminat baca
masyarakat Indonesia yang masih rendah. Dan upaya penerapan kesadaran membca
dalam kehidupan sehari-hari haruis terus digalakkan.